27 Unit PJU Tak Berfungsi Sejak Dibangun

H. Supli

H. Supli

Adanya puluhan Penerangan Jalan Umum (JPU) yang tidak berfungsi sejak dibangun hingga saat ini, menjadi salah satu aspirasi yang didapat pada reses pertama tahun 2016 ini. Aspirasi itu didapat oleh salah seorang anggota DPRD Lombok Tengah, H.M.Supli,SH ketika melakukan reses disejumlah titik di Daerah Pemilihan (Dapil) I Praya-Praya Tengah beberapa waktu lalu.
H.Supli lebih lanjut menuturkan, dirinya melakukan reses mulai dari Lingkungan Tebero Kelurahan Leneng Praya, Kelurahan Prapen, Desa Batu Nyale Praya Tengah dan beberapa lokasi lainnya hingga berjumlah 6 titik kegiatan reses.” Banyak usul dan harapan dari masyrakat yang disampaikan kepada dirinya saat reses tersebut,”katanya.
Salah satunya seperti yang diusulkan oleh masyarakat Pejanggik, Batu Nayle, Semayan dan Prapen misalnya ada 27 titik lampu JPU yang sudah dibuat tetapi sejak 3 tahun terakhir tidak berfungsi. Untuk itu masyarakat meminta agar hal itu segera difungsikan. Ada juga drainase yang tidak berfungsi dan tersumbat seperti yang ada diperempatan Srengat Praya yang dinilai terlalu kecil.”Kemudian didepan SMAN 4 Praya ada ruas jalan yang beberapa waktu lalu sudah diselesaikan namun beebrapa waktu digunkan sudah rusak,”imbuhnya.
Selain soal fasilitas umum tersebut, masyrakat juga meminta bantuan untuk rehabilitasi lapangan olahraga di prapen, kemudian di semayan ada jembatan peninggalan belanda yang dinilai warga setempat sangat berguna agar segera direhabilitasi juga karena kondisinya yang tidak baik lagi.”Ada juga minta perhatian pemerintah terhadap beberapa kelompok usaha disana yang selama ini tidak pernah mendapatkan sentuhan sentuhan,”jelas H.Supli.
Di Praya Tengah tepatnya di Desa pejanggik, disana muncul persoalan air minum. Warga setempat mengusulkan kepada pemerintah agar potensi sumber air minum yang ada di Dusun Rantih bisa dikembangkan agar penyebaran air minum menjadi lebih luas didesa tersebut. Hal itu tentu perlu diteliti dan dikaji mengenai berapa debt air yang bisa dihasilkan oleh sumber air itu.”Tetapi masyarakat dengan swadaya sendiri telah membuat penamungan air dari mata air disusun tersebut, namun hal itu belum memadai walau tidak pernah kering,”ungkapnya.
Selain itu ada juga aspirasi rehabilitasi embung dan jalan seperti yang ada di Gerantung Praya, terutama jalan provinsi yang ada sekarang yakni dari Batu Nyala-Sengkol yang saat ini dalam kondisi rusak dan masyarakat berharap agar segera diperbaiki. “Atas semua aspirasi itu tentu nantinya melalui rapat paripurna kita akan menyampaikanya ke forum DPRD yang lebih luas lagi dengan harapan agar bisa segera terealisasi,”pungkas H.Supli.|***